Rabu, 23 Maret 2016

Perihal Kasta

Hi guys! Hari ini biarkan aku menyebarkan kebaikan tentang hidup. Mencoba mencegah satu saja manusia untuk menyakiti manusia lain berdasarkan pengalaman hidupku sendiri.
Aku pingin bicara sepatah dua patah kata tentang kasta.
Kasta, ya.. mungkin kalian akan bicara bahwa kata itu udah kuno dan kita sekarang hidup dizaman pemerataan status. Tapi, pada kenyataannya.. aku tau, pun kalian tau. Bahwa masih banyak terjadi.. manusia yang mengecilkan manusia lain karena merasa dirinya lebih baik daripada orang itu. Dan merasa ia berhak melakukannya karena orang itu tidak ada apa-apanya.
Aku nggak akan bicara hal-hal besar. Hanya.. coba kita kembali menilai diri sendiri sejenak. Pernahkah ada sekilas perasaan merasa orang lain lebih rendah dari kita? Aku tau, itu sifat alamiah manusia yang Tuhan udah beri pada masing-masing hati, yakni kesombongan. Dan aku tau bahwa masing-masing kalian menyadari.. ada yang salah dengan kesombongan. Tapi, pasti masih ada seseorang yang membiarkan perasaan sombongnya itu, yang sekilas muncul saat melihat keadaan orang lain yang lebih payah dari kita itu.. berlarut-larut dan berkembang semakin besar dihatinya sehingga tindakannya dalam menghadapi orang lain, akan salah.
Bahkan tindakan kecil semacam gerakan tubuh atau arah pandang. Kamu nggak akan tau.. bahwa bahasa tubuh semacam itu bisa saja mengubah jalan hidup seseorang. Kamu nggak akan tau.. perasaan besar kepalamu itu bisa saja menghancurkan hati seseorang dan membuatnya memilih jalan yang salah untuk hidupnya. Kamu nggak akan pernah tau.. bahwa dengan menikmati kesombonganmu bisa aja kamu udah membunuh seseorang secara perlahan.
Bagus jika orang yang kamu anggap rendah itu menjadikanmu motivasinya dan membuatnya menjadi lebih baik. Tapi jika itu justru semakin membuatnya jatuh?
Dan tidak hanya dia yang jatuh.. justru kamulah orang pertama yang jatuh. Jatuh derajatnya dimata Tuhan. Sehingga yang tadinya Tuhan menegaskan bahwa semua manusia itu sama rata dihadapan-Nya.. Ia akan menurunkan derajatmu dihadapan-Nya.
Jadi.. tolong, jangan mengecilkan status siapapun. Berbuat baiklah selama bisa. Mereka yang kamu kecilkan itu sama-sama bernafas, sama-sama memiliki apa yang kamu miliki untuk bertahan hidup, mereka juga sama-sama makhluk-Nya.
Dan hiduplah menjadi orang yang lebih baik. Tidak ada yang membuatmu untung dengan kesombongan. :’)
Lets do better. Lets make the better world for all of us. :)

Aku bisa berkata begini.. bahwa aku pernah berada dikecilkan seseorang *ahaha curhat XD
Dan itu rasanya sakit banget.. beneran. Merasa nggak berdaya karena kita emang nggak punya apa-apa untuk dibanggakan. Dan semakin jatuh karena tidak melawan sikap semena-mena seseorang. Itu bener-bener tindakan yang membunuh secara perlahan.
Tiap manusia pasti pernah mengalami titik jatuh terdalam. Dan aku mengalaminya bukan karena Tuhan membuatku mengalaminya, seperti misal karena suatu musibah yang membuatku kehilangan harta atau nyawa seseorang. Aku mengalaminya karena tindakan simple seseorang yang mengatakan dengan bahasa tubuh dan lisannya bahwa aku bukan siapa-siapa. Bahwa aku tidak akan bisa menjadi siapa-siapa.
Aku menulis ini.. karena aku bener-bener nggak mau ada manusia lainnya yang merasakan perasaan seburuk itu.
Makanya, tolong berhenti mengecilkan seseorang dan berbaik hatilah :)
Udah, sih, guys.. itu aja. Aku cuma tiba-tiba kembali ngerasain sakit hatiku yang dulu yang sebenernya udah sembuh. Tapi karena sebuah memori nggak akan hilang—kecuali kita hilang ingatan—jadi aku nggak bisa mencegah saat ingatan tentang perasaan sakit itu kembali muncul. :’)
Semoga kita semua menjadi pribadi yang lebih baik. Aamiin

Then, bubbye {}

Harta Jawa Barat; Bapak Ahmad Heryawan

Dr. (H. C) H. Ahmad Heryawan, Lc.—atau yang biasa disapa Kang Aher—adalah seorang Gubernur Jawa Barat yang telah menjabat selama delapan tahun dan dalam masa jabatannya, beliau telah meraih segudang prestasi yang menjadikannya sebagai figur Gubernur berprestasi. Beliau lahir di Sukabumi, Jawa Barat, pada tanggal 19 Juni 1966.



Awal mula langkah Kang Aher terjun ke dunia politik adalah saat ia bergabung dengan Partai Keadilan—yang kini bernama Partai Keadilan Sejahtera—dan terpilih menjadi salah satu anggota legislatif Provinsi DKI Jakarta pada tahun 1999. Usai pemilu 2004, Kang Aher menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2004-2009. Pada tahun 2011, Kang Aher dinobatkan sebagai tokoh perubahan oleh sebuah media cetak nasional. Dan pada tahun 2012, Kang Aher dicalonkan menjadi Gubernur Jawa Barat didampingi Deddy Mizwar. Sejak kepemimpinannya, Kang Aher telah meraih total 75 penghargaan untuk daerah Jawa Barat. Pada 2014, Kang Aher sempat dicalonkan sebagai perwakilan calon Presiden Indonesia dari Partai Keadilan Sejahtera bersaing dengan Anis Matta dan Hidayat Nur Wahid. Namun, akhirnya Partai Keadilan Sejahtera mendukung penuh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kang Aher sendiri menyatakan mendukung penuh pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa serta akan membantu mendulang suara di daerah Jawa Barat.
Sebagai seorang Gubernur Jawa Barat Kang Aher telah melakukan banyak tindakan perubahan untuk menata kembali dan memperbaiki sistem perekonomian, pembangunan, dan pendidikan Jawa Barat. Diantaranya beliau mengalokasikan 20% APDB untuk pendidikan di Jawa Barat dan tersebar ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Biaya pendidikan sekolah dasar dan menengah akan digratiskan, serta SLTA akan berkurang biayanya. Selain itu, pendidikan agama tidak luput dari perhatian Ahmad Heryawan selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, seperti membuka perkemahan santri pada bulan Desember 2008. Selain pendidikan formal, Kang Aher juga bergerak di pendidikan informal demi pemberantasan buta huruf dan memperbaiki kesejahteraan perempuan, serta peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, terutama bagi perempuan yang menikah di usia dini. Angka kematian ibu melahirkan di Jawa Barat ada pada kisaran 215 kematian setiap 100 ribu kelahiran per tahun. Angka itu menempatkan Jawa Barat pada posisi kedua tertinggi setelah Nusa Tenggara Barat. Pada bulan Juni 2009, Kang Aher melakukan upacara pelepasan 3000 mahasiswa Universitas Padjadjaran yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata selama satu bulan di berbagai tempat di Jawa Barat. Kang Aher juga mencanangkan program "Tabunganku" pada Februari 2010 yang ditujukan kepada para pelajar. Program ini menargetkan peningkatan jumlah nasabah dari kalangan pelajar SD hingga SMA dan sederajat untuk melatih mereka dalam mengelola keuangan serta sebagai langkah awal bagi masyarakat khususnya ekonomi menengah ke bawah dalam memanfaatkan produk-produkperbankan. Pada bulan April 2014 Kang Aher merencanakan pembangunan penginapan di Pusat Dakwah Islam, Jalan Diponegoro, Bandung. Hal ini dikarenakan fasilitas tersebut digunakan oleh para ulama dan pendakwah dari seluruh Indonesia sehingga penginapan diperlukan sebagai sarana akomodasi. Di bidang perguruan tinggi, Ahmad Heryawan berencana menambah enam perguruan tinggi baru di Indonesia dan menambah satu cabang untuk Institut Pertanian Bogor. Hal ini direncanakan karena rasio jumlah perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk Jawa Barat relatif kecil, dan perguruan tinggi negeri di Jawa Barat cenderung menjadi favorit mahasiswa dari seluruh Indonesia sehingga jumlahnya harus diperbanyak. Untuk Pekan Olahraga Nasional ke 16 yang akan berlangsung di Jawa Barat, Kang Aher memilih maskot berdasarkan satwa khas Jawa Barat, yaitu monyet surili jawa (Presbytis comata). Primata ini berstatus spesies terancam oleh IUCN. Primata ini dipilih karena memiliki tanda ragawi yang mewakili kebersamaan sekaligus mengekspresikan realita yang sangat lekat dengan suku Sunda sebagai penopang inti masyarakat Jawa Barat.
Selain itu, dibidang infrastruktur Kang Aher telah menjadikan Sukabumi menjadi salah satu prioritas perbaikan infrastruktur di Jawa Barat pada tahun 2009. Jalan tersebut penting karena menjadi penghubung provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten. Kang Aher juga bertekad memperbaiki seluruh jalan nasional di Jawa Barat sebelum puncak penggunaannya, yaitu bulan Ramadhan, dimulai. Selain infrastruktur jalan raya, Kang Aher juga berfokus pada penyediaan listrik bagi masyarakat dengan menetapkan program Jawa Barat Caang 2010. Kata caang sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti "terang". Dengan program ini, jumlah jangkauan listrik oleh masyarakat di Jawa Barat diharapkan mencapai 100% dari angka sebelumnya pada tahun 2009 yang hanya 64.5%. Sistem pelelangan proyek dilakukan secara elektronik. Pada tahun 2014, Kang Aher mulai pembangunan infrastruktur transportasi massal monorel yang menghubungkan Kota Bandung dengan kabupaten di sekitarnya, serta alat pembakar sampah untuk mengatasi masalah sampah di Kota Bandung. Konstruksi monorel akan dimulai bulan Juli 2014. Bersama dengan Prancis, Kang Aher menjajaki kerja sama proyek diberbagai infrastruktur seperti pembangkit listrik dan rel kereta api. Detail bentuk kerja sama dan waktu pelaksanaannya belum dirumuskan secara rinci.
Lalu  langkah utama dibidang pertanian adalah penguatan fungsi Jawa Barat sebagai penghasil pangan nasional. Berbagai kucuran dana dikeluarkan untuk membantu kawasan yang dikategorikan miskin dan rawan pangan sehingga dapat bangkit dan memberikan kontribusi bagi kawasan sekitarnya. Bantuan ini terutama ditujukan kepada kelompok tani, yayasan, LSM, dan koperasi dengan melibatkan Badan Ketahanan Pangan Jawa Barat, Rumah Zakat Indonesia dan Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia. Kang Aher pun kerap kali mempertimbangkan kabar dan saran dari ahli seperti BMKG untuk membuat kebijakan dan himbauan kepada petani. Pada tahun 2014, beliau mendorong terbentuknya bank pertanian secara nasional. Bank pertanian yaitu bank yang memfokuskan diri dalam memberikan kredit di sektor pertanian dengan bunga yang terjangkau. Selama ini bank umum sulit memberikan kredit kepada pelaku usaha pertanian karena sektor ini adalah yang paling berisiko. Pada bulan April 2010 Kang Aher bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, membuka program minapolitan di Kabupaten Sukabumi. Pada bulan Juni 2014, Kang Aher mendapatkan penghargaan penghargaan Satya Lencana Wirakarya dibidang pertanian dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Penghargaan ini diberikan karena Kang Aher dinilai mampu menyusun kebijakan dan regulasi tepat iklim untuk dunia usaha pertanian, perikanan, dan kehutanan, serta iklim investasi dan usaha yang tepat. Pada pekan Pencanangan Gerakan Agribisnis Perkebunan Jawa Barat, Kang Aher bergerak untuk menggalakkan kembali industri kopi Jawa Barat dengan memberikan bantuan satu juta bibit kopi kepada petani. Jawa Barat dikatakan cocok untuk menanam kopi karena fitur geografi yang berupa pegunungan dengan cuaca yang dingin. Berkat promosi oleh Kang Aher yang gencar hingga ke World Trade Organization, kualitas kopi Jawa Barat mendunia sehingga negara lain menginginkan dalam jumlah besar. Maroko, salah satunya menginginkan suplai hingga 3000 ton/tahun. Penanaman pohon kopi terus dilakukan hingga permintaan tersebut terpenuhi.  Pada tahun 2014, Jawa Barat mendapatkan penghargaan Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Provinsi Jawa Barat memenangkan penghargaan terbanyak, yaitu lima penghargaan dari 14 kategori, ditambah dua Grand Award. Penghargaan ini didapatkan dari upaya pengawasan produk pertanian dan makanan dari zat-zat berbahaya serta promosi produk pertanian yang dihasilkan pengusaha. Selain itu, pada masa pemerintahan Kang Aher, dibentuklah Website Priangan.org untuk membantu para petani dan masyarakat dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai pasar di Jawa Barat. Website Priangan.org juga bertujuan untuk mencegah inflasi karena membantu petani dan konsumen untuk membuat keputusan mengenai kapan waktu yang tepat dalam melakukan jual-beli sehingga mencegah harga berfluktuasi terlalu tinggi. Website ini terintegrasi dengan telepon seluler dan bisa diakses melalui SMS.
 Kang Aher juga mengubah sistem tender proyek pemerintahan di Jawa Barat dari yang semula manual menjadi elektronik. Sistem ini disebut dengan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik dan diyakini paling aman untuk menghindari kemungkinan korupsi pada proses tender. Jawa Barat merupakan satu dari lima provinsi di Indonesia yang menerapkan sistem ini; provinsi lainnya yaitu Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo. Selain itu, Kang Aher juga menata ulang tugas pokok, fungsi, dan rincian unit dan tata kerja Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Provinsi Jawa Barat melalui pembentukan peraturan Gubernur Jawa Barat no. 63 tahun 2009. Untuk mencegah korupsi dana bantuan sosial menjelang pemilu Presiden Republik Indonesia 2014, Kang Aher menandatangani kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Hal ini juga mencegah penyerapan dana bantuan sosial yang menurun disaat daerah lain berusaha mencegah penggunaan dana bantuan sosial agar tidak disalahgunakan partai politik tertentu. Pada masa pemerintahan Kang Aher, pemerintah daerah Jawa Barat mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk tahun anggaran 2011, 2012, dan 2013. Dan masih banyak lagi penerapan kinerja Kang Aher yang membuktikan dedikasinya yang tinggi pada Indonesia.
Itulah serentetan prestasi Kang Aher selama masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat. Beliau telah menghasilkan banyak perubahan yang baik bagi pembangunan wilayah Provinsi Jawa Barat dan berhasil memberikan kontribusi besar pada pemerintahan Indonesia. Beliau bekerja sebagai pemimpin dengan hati dan jiwanya sehingga dapat dengan ikhlas bekerja keras menata Jawa Barat menjadi lebih baik. Masih banyak segudang prestasi Kang Aher lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Tapi, disamping hal-hal tersebut, kepribadian serta akhlak beliaulah yang membuat saya merasa bahwa beliau adalah politikus Indonesia yang cemerlang dan layak. Sifat beliau yang agamis, kecerdasan beliau, serta ketangkasan beliau dalam penataan pemerintahan Provinsi Jawa Barat sangatlah mengagumkan. Walau begitu, prestasi beliau masih kalah disorot oleh media sehingga membuat nama beliau kurang diperhitungkan. Padahal, jika masyarakat Indonesia mau banyak mencari tahu, Kang Aher merupakan pemimpin yang pantas untuk diperhitungkan dan salah satu dari politikus-politikus Indonesia yang benar-benar memberikan Indonesia “sesuatu hal”.

Sekian sedikit banyak hal tentang Kang Aher. Semoga dapat menambah pengetahuan dan khususnya; menambah kebanggaan serta kepercayaan pada pemimpin sekaligus politikus negara kita. :)

Selasa, 01 Maret 2016

Teruntuk: Mama

Oh Tuhanku.. malam ini, terima kasih karena telah memberikan kesempatan bagiku untuk bersyukur dengan tulus. Mensyukuri seseorang yang Engkau tempatkan untuk berada disisi terdekatku. Sejak aku lahir hingga aku sebesar ini.
Mensyukuri keberadaan seorang ibu yang biasa aku panggil dengan sebutan mama itu.
Mama.. bukan tipikal seorang ibu yang bisa berkata lembut pada anaknya. Bukan tipikal seorang ibu yang bangun terlalu pagi demi menyiapkan sarapan khusus untuk anak-anak dan suaminya, ataupun menyiapkan bekal lauk-pauk disebuah kotak makanan seperti seorang ibu kebanyakan. Ia juga bukan tipikal seorang ibu yang menyambutku dengan hangat setiap aku pulang ke rumah. Bukan pula tipikal seorang ibu yang rajin menanyakan keadaanku atau perasaanku. Atau mungkin memintaku untuk menceritakan masalah-masalahku padanya agar aku bisa merasa lebih baik.
Mamaku bukanlah sosok seorang ibu yang sempurna bagi standarisasi kebanyakan orang.
Mama punya khas nada suaranya yang tinggi saat berbicara. Membuat kebanyakan orang salah memahami maksudnya atau niat baik yang terkandung dari tiap-tiap perkataannya. Pun, aku yang dulu.
Dulu sekali. Aku tau ada yang berbeda antara mamaku dengan ibu-ibu lainnya. Aku tau ada yang salah saat aku memperhatikan sekitarku dan mendapati aku sendirian sementara kebanyakan anak-anak lainnya akan berangkat dan pulang sekolah didampingi oleh sosok seorang ibu. Aku tau ada yang berbeda saat mendapati situasi dimana teman-temanku bisa menangis sepuasnya dan mengadu pada masing-masing ibunya. Kemudian ibunya—bak pahlawan—akan mati-matian membela anaknya. Sementara aku, hanya bisa mencari sebanyak-banyaknya teman untuk menjadi tameng pelindung dikala aku sedang bermasalah dengan anak-anak lainnya. Aku tau mamaku berbeda. Dan aku tidak menyukai keadaan itu.
Aku yang dulu.. sama sekali belum mengetahui apapun tentang betapa sebenarnya.. mamaku adalah ibu terbaik diduniaku sendiri.
Dan malam ini.. saat aku menyadari keberadaan titik dewasaku.. aku pun menyadari betapa hebatnya mama. Dengan perjuangannya dan kecintaannya pada anak-anaknya. Tentang kesabarannya menghadapi berbagai macam masalah yang ia tanggung sendiri demi anak-anaknya yang tidak pernah sekalipun mengatakan bahwa ia adalah ibu terbaik—disaat pada kenyataannya, dia adalah yang terbaik. Tentang kehebatannya dan kuatnya hati serta tekadnya dalam memperjuangkan masa depan anak-anaknya yang malah urung untuk memperjuangkan kehidupannya sendiri.
Aku pernah.. dan ingat dengan jelas.. bahwa aku pernah melakukan dosa itu. Saat tak pelak aku runtut semua kegagalannya sebagai seorang ibu. Saat hilangnya maluku dan besarnya kepalaku, menganggap semua nilaiku untuk mama adalah kebenaran. Bahwa ia memang telah gagal menghadapiku.
Dan teruntuk, mama.
Ma.. akulah yang selalu gagal menghadapimu. Akulah yang gagal sebagai anakmu. Dan baru malam ini aku mengaku. Bahwa aku menyesal tidak membahagiakanmu lebih awal. Bahwa aku menyesal tidak mengakuimu sebagai satu-satunya orang yang paling berjasa dalam hidupku.
Ma.. jika aku pernah mengaku bahwa aku bisa menjadi diriku sendiri hanya jika bersama dengan sahabat-sahabatku.. hal yang sebenarnya paling penting adalah bahwa aku.. menjadi seorang aku hari ini.. berkatmu.
Maaf karena terlalu sering membuatmu menangis diam-diam dalam sujudmu. Maaf karena selama 19 tahun mama memberikan semua yang mama punya untuk seorang anak yang seperti aku, dan aku belum pernah sedikitpun bisa benar-benar membalas jasamu. Maaf karena selalu gagal membuatmu bahagia dengan tulus. Dan membuatmu bersyukur karena telah mempunyai anak seorang aku.
Maaf karena selama ini sudah terlalu sering menyalahkanmu atas kegagalan-kegagalan hidup yang aku dapatkan. Yang sebenarnya hasil dari ulahku sendiri. Maaf, ma.

Maaf karena telah menjadi anakmu yang gagal.

Senin, 29 Februari 2016

29 Februari 2016

Hai guys!
Kemarin aku sempet ngeposting suatu postingan yang penting dan mengandung makna yang ‘rumit’. Karena perihal impian yang terlalu tinggi dan mustahil untuk digapai itu.. emang nggak akan pernah ada jalan keluarnya :D selain itu aku paham, kok, bahwa dalam hidup, pasti ada aja harapan yang nggak akan pernah dikabulkan sampai kita meninggal kelak :D
Ya, semudah itu.
Dengan emoticon smile selebar itu, kalimat apapun pasti jadi kelihatan sederhana. Ya, kan? :D *drama lagi
Okay, back to topic!
Padahal aku udah janji untuk ngeposting postingan lepas selain postingan galau-galauan semacam kemarin. Tapi, aku melanggar sendiri karena kemarin perasaan aku bener-bener lagi nggak nyaman, gaes :(
--semangat, pit!----eh, iya, makasih semangatnya!—(?)
Jadi.. mumpung hari ini terjadi banyak hal.. aku bakal ngeposting postingan lepas malam ini aja. Maaf, ya, diriku :D
Hari ini.. setelah liburan jones—kesepian dan sendirian—didalam kamar dan perang perasaan dengan diri sendiri dalam fikiran bak drama-drama korea yang super miris itu.. akhirnya aku main! Aku main! *yeaaaay! XD
Aku terlalu males untuk ceritain apa aja yang kita obrolin dan candain selama kita ketemu. Karena emang topiknya selalu ngalor-ngidul gitu. Dan aku cuma bisa menceritakan satu hal yang paling membekas, yakni perasaan. Ya.. perasaan semacam bahagia lega luar biasa gitu. Karena truthfully saying, my real and only ultimate healer is my best friends. Hanya mereka.
Setelah susah payah menerjang hujan, macet, dan panas matahari.. akhirnya aku dapet beberapa jam duduk bersama mereka, ditempat biasanya.
Rasanya hari ini aku kembali menjadi diriku yang dulu, yang ceria dan bahagia. Dan aku kembali diingatkan oleh Tuhan—yang Maha Baik—bahwa aku nggak pernah sendirian didunia ini. Aku punya mereka. Entah mereka setulus apa bersahabat sama orang seegois aku.. yang jelas aku nggak boleh lupa begitu aja kalo aku punya mereka. Bahwa aku selalu punya orang-orang yang menunggu untuk aku ajak berbincang-bincang beberapa jam. Dan bahwa aku.. ‘mungkin’ mereka butuhkan. Entah seberapa besar persentasenya.. yang jelas, aku mungkin mereka butuhkan dalam hidup mereka.
Aku jadi bener-bener merasa harus berterima kasih sama mereka. Karena disaat aku jatuh, mereka selalu membuatku bangkit dengan cara yang tepat. Hanya dengan mengerti perasaanku dan memberi beberapa patah kata penuh perhatian. Ya, mereka bukan tipikal pendengar yang sangat sangat baik. Tapi mereka punya cara terbaik untuk membuat aku kembali menjadi seorang aku.
Aish.. jadi mau nangis XD
Ah, ya, buat pembaca.. aku bener-bener berdoa semoga kalian punya sahabat-sahabat yang bener-bener sahabat kayak aku punya mereka. Karena aku pengen semua manusia didunia ini pernah merasakan perasaan yang sama semacam ini :D *aamiin *then, gluck!
Udah, ah, ya.. sok lebaynya. Ehehe.. aku sekarang mau ceritain kejadian yang punya kesan berbeda 180◦ dari kisah manis tadi. Tentang kejadian pagi ini.. yang bener-bener buruk :(
Aku sebenernya berulang kali menimbang untuk membahas soal ini atau enggak. Karena mungkin para reader yang masih polos nan lugu, bisa terjerumus kedalam sesuatu hal yang bikin kalian ternodai sedikit. Asal jangan ketagihan aja XD khususnya bagi kalian penggemar kpop atau maniak sesuatu yang berbau artis.
Karena guys.. aku udah menodai pikiranku sendiri dengan baca fanfiction bergenre ‘something’ TT_TT ya Allah ampunilah dosaku :(
*nb: nama genrenya aku sensor demi kesucian beberapa reader yang masih polos dan imut-imut ehehe~
Tadinya aku cuma baca woogyu couple, ya. Disitu genrenya gitu juga.. tapi nggak separah yang tadi pagi. Jadi masih batas wajar dan menurutku lucu-lucu gitu. Penulisnya pinter menceritakan drama komedi dan aku malah ngerasa gemay-gemay gemesh gitu. Nah.. setelah ketagihan dan search yang lainnya.. aku khilaf, gaes :(
Sumpah, maaf namcin-namcinku.. aku nggak bermaksud menodai pikiranku sendiri tentang kalian TT_TT
Yah.. aku nggak mau cerita detailnya. Yang jelas, itu nggak banget :( dan aku udah nggak mau baca begituan lagi :( serius, deh, aku tobat. Aku merasa bersalah sama infinite :( dan bingung banget kenapa banyak orang yang suka baca begituan :(
Buat kalian, reader, yang masih polos nan lugu.. maaf, ya, bikin kalian penasaran. Tapi aku kasih tau aja sebagai ilmu yang bermanfaat dan semoga bisa menghindarkan kalian dari noda-noda pikiran tentang idol kalian yang pure and innocentor maybe not. Genre yang aku baca itu, tuh, adalah genre fanfiction yang ada adegan intim detail gitu. Dan itu nggak banget. Beneran.
Tapi, aku menghargai setiap karya yang masing-masing penulis buat. Setiap karya itu membutuhkan perjuangan dalam menghasilkannya. Jadi, aku tetep bakal kasih salut buat penulis-penulis itu. Kalian keren, kok! :’)
Dan lagi.. menurut aku, menulis genre semacam itu jauh jauh lebih susah ketimbang genre romance abal yang biasa aku buat. Serius. Detail semacam itu, tuh, aku rasa butuh pengalaman, atau minimal ketemu orang yang berpengalaman. Dan hal-hal semacam itu butuh mental yang kuat (?) *oke, maksa
Intinya adalah.. mereka hebat! Dan aku nggak menyalahkan mereka karena udah menulis hal se-‘keren’ itu. Salahku juga yang kurang ilmu dan kurang gaul XD jadi, ya, aku curhat begini bukan karena aku merendahkan penulis-penulis itu, ya, gaes. Aku cuma merendahkan diriku sendiri yang lemah mental buat baca-baca begituan TT_TT
Oke, gitu aja. Aku nambahin cerita barusan tujuannya cuma untuk menambah poin daya tarik postinganku aja. HA-HA *feel so desperate
Ah, ya, terakhir.. aku baru tau kalo salah satu sahabatku yang super kalem baca beberapa postingan diblog-ku. Dan mungkin dia nggak tau, tapi aku seneng banget XD tapi aku berharap dia nggak baca postinganku yang ini, sih. Ya, semoga dia lagi sibuk. *aamiin
Then, good bye! {}

Nb: buat kalian yang bingung kenapa postingan ini make Bahasa “malam ini”, penjelasannya adalah.. sebenernya aku ngetik post ini pas tanggal 29 Februari. Tapi karena hujan dan sinyalnya kacau.. aku jadi baru bisa ngepost hari ini. Sorry for delay ;) yha, walaupun mungkin nggak ada yang peduli XD


Then again, really good byeee! Lavya! /kisseu/

Sabtu, 27 Februari 2016

Maaf, Ayah..

Aku hanya bisa menulis saat ini. Mencintai satu-satunya kebanggaan yang aku punya dalam hidup tanpa memikirkan masa depan dan beban hidupku nantinya.
Seandainya saja.. hanya jika.. Tuhan memberikan aku kesempatan untuk memutar kembali waktu, aku berjanji untuk menjadi seseorang yang lebih tegas. Seseorang yang lebih menghargai bakat yang benar-benar aku punya. Dan tidak muluk-muluk dalam menjalani kehidupan. Tak lagi memperdulikan pandangan sinis kebanyakan orang, serta cibiran yang aku dapatkan hanya karena berharap bisa menjadi diriku sendiri.
Tapi, aku yang sekarang.. sudah terlalu banyak menanggung harapan. Dan tidak akan bisa dengan egoisnya pergi dan menyenangkan diriku sendiri. Ada begitu banyak tanggung jawab yang aku pikul. Yang semakin lama membuatku semakin ringkuk dan hampir jatuh. Hanya tinggal menunggu saatnya.
Dan aku tetap tidak bisa.. membuang harapan itu begitu saja.
Tapi, malam ini.. anehnya aku tidak hanya sedih atau mengkhawatirkan hidupku. Akupun takut. Dan baru malam ini aku benar-benar menyadari.. bahwa aku tidak punya apapun lagi selain perasaan ini. Selain asa ini. Selain cita-cita ini.
Ayah..
Aku bukanlah siapa-siapa tanpa bahasa. aku bukanlah siapa-siapa tanpa tulisanku. Aku tidak ingin menjadi orang hebat yang selalu engkau bicarakan. Membangun jutaan bangunan mewah dipenjuru dunia. Menjadi seorang arsitek sekelas dunia.
Aku hanya punya asa ini. Yang mungkin bagimu sangat sederhana dan memalukan.
Maaf, ayah..
Tapi, aku hanya ingin menggenggam sebatang pena ditangan kananku. Aku hanya ingin meringkuk, merapat dengan meja kerjaku. Dan bukan dengan kertas tebal dan lebar untuk menggambar. Aku hanya butuh kertas kecil untuk menulis.
Karena aku.. sejak kecil, hingga sebesar ini.. hanya ingin menjadi seorang penulis.
Maaf, ayah. Karena mengatakan bahwa aku bisa.. walaupun pada kenyataannya aku tidak akan pernah bisa.
Aku tidak akan pernah bisa memenuhi harapanmu dan mimpimu yang indah itu tentang hidupku. Karena aku tak pernah benar-benar menginginkannya.
Maaf, ayah.
Ini salahku.
Karena aku yang dulu.. tidak pernah berusaha untuk mencintai diriku sendiri.

Selasa, 09 Februari 2016

The Reason

Guys guys guyssss!
Hi! :)
Karena beberapa hari yang lalu aku udah membuat kesepakatan dengan diriku sendiri untuk konsisten ngepost postingan lepas semacam ini, jadi hari inipun aku harus ngepost lebih dari sekali. Hehe :D
Nggak masalah, kan?
Oke, kalaupun bermasalah, pls maafin aku! >< aku bikin komitmen semacam ini karena setelah aku baca satu persatu postinganku dihari-hari lalu, aku ngerasa semuanya merupakan tulisan-tulisan suram. Apalagi suramnya perihal urusan percintaan. Dan aku nggak mau kalian salah paham. Karena kesuraman itu jauh dari pribadi aku yang asli. Aku seorang positivisme, guys! Makanya, kan, aku selalu bilang #KeepPositively and #KeepLiving /hughug/ /kisseu/
Lantas kenapa aku hampir selalu nulis hal-hal yang sedih-sedih?
Alasannya sederhana.
Hanya karena aku nggak bisa mengekspresikan kebahagiaan dengan baik ditulisan puitis khas postinganku. Hehe :D nggak tau, ya, aku ngerasa lebih jago bikin pembaca nangis bombay ketimbang bikin kalian senyum-senyum gereget.
Pas aku mencoba untuk bikin tulisan puitis khas aku dengan tema orang yang jatuh cinta dan bahagia, aku malah ngerasa geli sendiri. Haha XD mungkin karna aku nggak suka banget sama cheesy-greasy-thing tentang percintaan. Romantis menurut aku itu adalah pengorbanan. Jadi, ya, gitu.
Maaf mengecewakan dan maaf kalo ngerasa bahwa alasanku konyol banget XD akupun berfikir begitu XD
Tapi, ya, bukan berarti aku nggak akan pernah ngepost dengan tema kebahagiaan. Doain aja aku dapet hidayah-Nya supaya bisa mengimprovisasi kemampuan menulisku. Karena kan aneh kalau aku hobi banget nulis yang sedih-sedih. Kesannya kayak hidupku isinya sedih semua, gitu. Eh apa itu cuma pikiranku aja? XD
Okay! Untuk sementara ini postingan lepasnya gini aja ya, reader-readerku (yang baik hati) yang secara nggak sengaja nemu blog yang kurang jelas tujuannya ini :D
Untuk selanjutnya mungkin aku bakal lebih sering curhat tentang kejadian-kejadian penting—baru dapet ilham setelah inget postingan jadul anggiet—semacam diary gitu haha~

Okay, then…. BYE! :) {}

Jumat, 05 Februari 2016

Tatapan Kosong Dari Luar Jendela Kamarku

Guuuuyssssss!
Like the other posts, I’ll shout it like always, HI GUYS! My lovely people all over the world, HIIIII! :)
Rasanya udah lama banget, ya, aku nggak ngepost postingan sejenis ini? Um, aku pengen banget berbincang dengan kalian via blog semacam ini. Tapi, aku tipikal manusia yang nggak terlalu asik. Jadi, ya, akhirnya aku cuma ngepost postingan sok-sok puitis dan romantis. Maaf ya, gaes, bagi kalian yang akhirnya baca postingan aku sebelum-sebelumnya :’) u guys just gave a totaly disgusted stain on your brain :’)
Udah minta maaf, kan? Oke.
Hal lainnya, aku cuma nggak tau aja musti cerita tentang apa. Aku punya banyaaak banget pemikiran dalam kepala, tapi ujungnya ya cuma dalam kepala. Aku kurang pinter mengekspresikan diri gaes :’) dan lagi, aku juga tipikal manusia baperan yang haus akan pengertian. Tapi, nggak pinter mengomunikasikan keinginan sendiri. Jadi, ya, gitu [?]
Sepertinya mulai nggak nyambung. Udah, ya, basa-basinya? =_=

Nah.
Kali ini aku memutuskan untuk cerita perihal pengalaman supernatural ku. Tau, kan, maksudnya?
Ya, jadi aku pengen cerita yang serem-serem, gitu.

Aku bukan anak indigo ataupun anak yang ‘peka’ terhadap hal-hal semacam itu. Tapi, aneh. Beberapa hari belakangan, aku merasa bahwa indera keenamku yang tadinya tertidur pulas, mendadak jadi sering kebangun.
Oke, sebelumnya aku cerita tentang rumahku dulu, ya. Aku nempatin rumah ini sejak lahir. Dan dari lahir sampai sekarang, aku nggak pernah sekalipun ngalamin hal-hal aneh. Karena aku kelewat nggak ‘peka’. Padahal hampir semua anggota keluargaku PASTI pernah ngalamin sesuatu.
Ayahku pernah ngeliat qorin mamaku (kalo nggak tau apa itu qorin, googling aja ya hehe). Mamaku pernah ngeliat nenek jadi-jadian didapur belakang rumahku. Abang pertamaku pernah diganggu kuntilanak merah. Abang keduaku lebih-lebih, dulu karena dia hafal 6 juz, jadilah dia yang paling ‘peka’ dirumah ini. Adikku juga pernah ngeliat pocong didepan kamarku.
Kejadian-kejadian itu paling banyak terjadi dibagian lantai atas rumahku. Berhubung dulunya lantai atas ini cuma ruangan kosong yang luaaaaaas banget dan jarang ada aktifitas, jadilah setan-setan berkumpul disini.
Oke, mungkin aku udah ngasih clue hehe.. yap. ‘disini’. Artinya aku tinggal dilantai atas sekarang. Aku nempatin kamar yang paling suram, yakni kamar yang dulunya gudang, yang terletak didekat tangga. Kalo kalian keluar dari kamarku tapi berdiri dipintu, kalian akan melihat lorong disebelah kanan menuju balkon yang kurang terurus. Terus disamping lorong itu, ada tangga menuju ke ruang tamu. Dan langsung keluar rumah. Jadi aku masuk bagian depan rumah. dan bagian depan rumahku lah yang lebih angker. Karena disampingnya ada kuburan. Hehe..
But! So far, aku nggak pernah ngalamin hal aneh. Thanks God!
Sampai beberapa waktu yang lalu, aku mulai ngalamin hal aneh beberapa malam. Aku emang suka kebangun saat tidur. Tapi, biasanya aku nggak punya gangguan untuk kembali tidur. Anehnya beberapa malam itu, aku selalu kebangun sekitaran pukul set2-set3 pagi dan nggak bisa tidur lagi. Hal pertama yang aku liat biasanya hp. Setelah sadar pukul berapa saat itu, aku bakal mencoba untuk tidur lagi. Tapi perasaanku jadi nggak tenang karena merasa ada seseorang yang merhatiin aku dari jendela kamarku.
Jadi, tuh, dikamarku ada satu jendela besar ditengah-tengah yang menghadap ke arah kuburan, dan nggak ada gordennya. Hehe.. keren kan aku, bisa kuat tidur disitu? :3 thanks to my dis-sensitivism.
Nah, balik lagi ya.
Aku—untuk pertama kalinya selama 19 tahun tinggal dirumah itu—ngerasa nggak nyaman karena ‘sesuatu’. Aku emang nggak liat apapun. Tapi, aku merasa nggak nyaman aja. Dan pikiranku selalu ngebayangin ada seseorang yang lagi nemplok disitu dan ngeliatin kamar aku dengan tatapan kosong. Nggak tau ya kenapa imajinasiku jadi liar gini TT_TT
Nah, entah menit keberapa pastinya, aku bakal mulai ngedenger suara tapak langkah seseorang yang sepertinya bolak-balik ditangga depan kamarku. *serius sekarang aku merinding TT_TT
Anehnya, dari tangga menuju ruangan yang lebih dalam itu, ada pintu. Kalo manusia beneran, udah pasti ngebuka pintu. Ini aku cuma ngedenger langkah berulang kali aja. Berarti, kan, langkah itu cuma bolak-balik. Nah, kalo manusia beneran.. ngapain cuma bolak-balik naik turun tangga?
Selain itu, sebenernya mustahil ada seseorang yang masih bangun jam segitu. Abang-abangku udah pada nikah dan nggak tinggal disitu lagi. Ayah mama dan adikku tipikal orang yang nggak kuat begadang. Dan lagi, kamar mereka semua letaknya dilantai atas, tapi bagian belakang. Buat apa naik tangga depan? Sementara dibelakang juga ada tangga? Apalagi jarak tangga depan dengan ruangan mereka itu cukup jauh. Selain ada pintu, pas masuk pintu kita harus ngelewatin ruang keluarga yang cukup luas dulu, trus lewatin lorong lagi, dan baru sampe. Jadi, bener-bener nggak mungkin kalo suara langkah itu punya anggota keluargaku.
Hal aneh lainnya adalah aku berulang kali mimpi anggota keluargaku kesurupan. Sumpah, itu mimpinya nggak nyaman banget. Mereka kesurupannya serem banget, kayak psikopat gitu yang berusaha ngebunuh aku sama anggota keluargaku yang lainnya. Dan mimpinya seolah kayak bersambung. Jadi awal mulanya, aku duluan yang kesurupan. Aku mimpi diriku sendiri kesurupan. Selanjutnya mama, berlanjut sampe mimpi malam ke sekian, tetep mama. Tapi kemudian berubah, ayah, berlanjut sampe mimpi malam ke sekian. Dst
I can’t stand it anymoreeeeeee TT_TT
Dan setelah aku cerita ke sahabatku yang agak punya ‘sense’, dia bilang mungkin karena kamarku berantakan. Hehe.. agak malu sih ceritainnya. Tapi, ya, memang. Kalo ortu kalian bilang kamar kalian kayak kapal pecah tapi kalian nggak merasa begitu, artinya kalian masih nggak bisa dibandingin sama aku. Sumpah, emang berantakan banget. Setiap pagi aku bakal naruh tumpukan kertas-kertas A2 diatas kasur. Berusaha ngasih space biar aku bisa jalan keluar kamar dari kasur. Tiap malem, aku bakal kembali menutup seluruh permukaan lantai dengan kertas A2, tapi dikasurku juga bakal tetep ada kertas A2. Pasalnya, itu emang masa deadline SK yang pengerjaannya nggak cukup waktu seminggu. Artinya, kondisi kamarku kaya gitu berlangsung selama berminggu-minggu. Jadilah jin jahat mulai berdatangan.
Dan saat mereka mulai nyaman, tiba-tiba kamarku jadi rapih karena tugas SK udah selesai. Jadi, mereka mungkin ngamuk dan mulailah malam-malam tragis itu terjadi TT_TT
Tapi itu terjadi bulan lalu. Sekarang aku udah nggak pernah ngalamin hal-hal aneh lagi. Mungkin karena kamarku udah konstan rapih. Selain itu, aku yang biasanya solat diruang keluarga karena nggak ada space dikamar sendiri, sekarang mulai solat dikamar. Emang cuma Allah sejatinya yang bisa melindungi kita :’)
Jadi, begitulah :D
Gimana gaes? Lumayan?
Sebenernya aku sadar banget kalo aku nggak bakat nulis sesuatu hal yang bergenre horror :’D jadi, maaf ya kalo kalian jadi mengernyitkan dahi, lantas keheranan.
“ini apanya yang serem?”
Mungkin begitu kira-kira reaksi kalian hahaha..
Tapi sumpah, beneran, aku yang ngalamin.. itu serem banget TT_TT dan aku berharap semoga diantara kalian nggak ada yang ngalamin apa yang aku alamin. Ya?
Aku juga jadi berfikir betapa kerennya anak-anak indigo yang bisa bertahan setiap ngalamin kejadian semacam itu. Aku aja yang cuma denger dan ngerasain, udah takut banget banget. Apalagi mereka :’D
Indigo people, fighting! :)

Udah dulu, ya, gaes. Bubbayyy /kisseu/ /hughug/